Tuesday, June 3, 2025

Dsicussion Forum 12 Kelas LMU

 Topik Minggu ini
Studi Kasus - Penggunaan Flexim
Sebuah perusahaan logistik PT LOGIndo Tbk, mengalami kendala dalam proses penyimpanan dan pengambilan barang. Saat ini, operator mengalami keterlambatan karena alur penyimpanan yang tidak optimal.
  • Gunakan pendekatan simulasi untuk merancang tata letak gudang yang lebih efisien. Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam pembuatan simulasi?
  • Jelaskan bagaimana data hasil simulasi dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi proses pengambilan barang.
Berikan pendapatmu di kolom Comment dibawah ini!!


2 comments:

  1. - Nadzifah Aulia 1122210162-

    Untuk merancang tata letak gudang yang lebih efisien, PT LOGIndo Tbk dapat menggunakan pendekatan simulasi. Langkah-langkahnya meliputi pengumpulan data, pembuatan model, simulasi skenario, dan analisis hasil.

    Data hasil simulasi dapat digunakan untuk mengidentifikasi bottleneck, mengoptimalkan layout gudang, dan mengurangi waktu penyimpanan dan pengambilan barang. Dengan demikian, simulasi dapat membantu meningkatkan kecepatan dan akurasi proses pengambilan barang, serta mengoptimalkan proses penyimpanan dan pengambilan barang di gudang.

    Hasil simulasi dapat digunakan sebagai acuan untuk perbaikan tata letak gudang yang lebih efisien. Ini akan meningkatkan efisiensi logistik.

    ReplyDelete
  2. Aisha Inggitha 1122210257

    1. Identifikasi masalah dan tujuan simulasi. Masalahnya ialah terjadi keterlambatan dalam proses penyimpanan dan pengambilan barang. Tujuannya ialah mendesain ulang tata letak gudang untuk meningkatkan efisiensi.

    Lakukan pengumpulan data, Seperti data jenis barang, volume, dan frekuensi permintaan, waktu rata-rata penyimpanan dan pengambilan, jumlah dan kapasitas alat/material handling (forklift, conveyor), jumlah operator dan waktu kerja mereka. dan layout gudang saat ini

    Kemudian, buat model visual warehouse di FlexSim dengan memasukkan rak, lorong, loading dock, jalur forklift, dll. dan buat tempat entitas seperti barang, operator, dan kendaraan.

    Alur kerjanya: penerimaan barang → penyimpanan → pemesanan → pengambilan → pengiriman.

    Buat beberapa desain layout alternative seperti mengubah posisi rak, atur ulang area pickup, menambah jalur satu arah untuk forklift, dan uji coba penambahan jumlah operator/shift tambahan. Setelah itu dapat di analisis waktu rata rata pengambilan barang, jumlah bottleneck, dll, kemudian dibandingkan dengan layout nyata. Dari hasil tersebut, perusahaan dapat memilih layout terbaik berdasarkan data yang diperoleh

    2. terjadi peningkatan kecepatan seperti mengetahui jalur tercepat untuk picking barang, menemukan kombinasi operator dan jalur forklift paling efisien, mengurangi waktu tempuh antar zona gudang

    terjadi peningkatan akurasi seperti menentukan zona penyimpanan optimal berdasarkan frekuensi permintaan, mengurangi kesalahan pengambilan batch picking, mengidentifikasi kebutuhan alat bantu

    ReplyDelete